Skip to content

Cara Rawat Motor Setelah Touring Biar Motor Tahan Lama

Motor Tahan Lama

Sepeda motor sangat praktis, mudah, dan cepat untuk digunakan berkendara jarak jauh. Bahkan, banyak orang pulang kampung menggunakan motor. Selain asyik karena rame-rame, motor juga bisa lebih lincah menembus kemacetan dibandingkan mobil. Tak heran jika berkendara jarak jauh sering dilakukan orang menggunakan motor. Tidak hanya untuk pulang kampung, tapi juga untuk berbagai keperluan lainnya, asik kan kalau sering-sering touring tapi mesin motor tahan lama?

Hal yang perlu dipahami juga adalah cara merawat motor setelah Anda berkendara jarak jauh. Hal ini penting agar motor tahan lama. Jangan sampai begitu tiba kembali di rumah, motor dibiarkan, dan Anda langsung melepas lelah dengan beristirahat. Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi inspirasi untuk merawat motor setelah Anda menggebernya untuk jarak jauh.

Motor Tahan Lama

Cek Kondisi Ban

Hal yang mudah Anda lakukan setelah pergi jauh menggunakan motor adalah cek kondisi ban. Perhatikan tekanan udaranya, juga bagian-bagian ban apakah ada yang rusak atau tidak. Pastikan ban masih layak pakai setelah Anda pergi jauh, tidak gundul, dan tekanan udaranya standar. Jika tidak, segera lakukan perawatan dengan mengisi angin, misalnya. Jika kondisi ban menjadi tipis atau gundul, segera ganti agar Anda tidak berisiko mengalami kecelakaan di jalan saat kembali berkendara untuk aktivitas sehari-hari.

Semakin sering Anda berkendara, termasuk sering melakukan perjalanan jarak jauh, ban motor Anda sebaiknya rutin diperiksa. Misalnya, Anda bisa mengecek kondisi ban setiap 12.000 km atau satu tahun pemakaian. Jika ban Anda masih bagus, oke-oke saja sih untuk berkendara. Namun, jika sudah kurang bagus, Anda bisa mengganti ban agar performa motor semakin mantap.

Cek Bagian CVT dan V-belt

Jika Anda pengguna motor matik, setelah berkendara jarak jauh, cek bagian CVT dan v-belt. Jika ada masalah pada komponen tersebut segera bawa ke bengkel motor Anda, agar tidak bermasalah saat digunakan kembali. Perjalanan jauh kadang membuat beberapa komponen motor matik perlu dirawat, termasuk bagian CVT dan v-belt. Hal ini membutuhkan kejelian dalam mencermati kendaraan andalan Anda.

Sementara itu, jika Anda menggunakan motor manual, gear dan rantai perlu Anda periksa. Pastikan rantai tidak bermasalah. Cek apakah rantai dalam kondisi normal, terlalu kendur atau sebaliknya, terlalu kencang. Kondisi rantai yang tidak normal dapat mengakibatkan kerusakan pada beberapa sistem gear. Hal ini bisa membahayakan Anda saat berkendara.

Periksa Busi dan Filter Udara

Komponen lain yang perlu Anda perhatikan setelah bepergian jarak jauh adalah busi dan filter udara motor Anda. Cek busi dan bersihkan jika kotor. Busi yang kotor berpengaruh pada kinerja motor Anda. Bahkan, busi yang tidak berfungsi dengan baik menyebabkan mesin tidak mau nyala. Untuk itu, lakukan perawatan busi setelah Anda melakukan perjalanan jarak jauh. Bawa ke bengkel langganan Anda agar motor kembali diservis setelah digunakan dalam waktu lama, termasuk membersihkan busi. Bila perlu, busi diganti jika sudah tiba saatnya diganti.

Selain busi, filter udara juga perlu Anda cek. Jika Anda berkendara jarak jauh dan melewati jalan-jalan yang berdebu, bisa menyebabkan filter udara cepat kotor. Filter udara bisa dibersihkan saat Anda melakukan servis kendaraan setelah motor Anda digeber untuk perjalanan yang jauh.

Cek Juga Injektor dan Oli

Apakah Anda selama bepergian jarak jauh membeli bensin eceran di pinggir jalan? Meski tidak masalah beli bahan bakar di tempat eceran, namun setidaknya Anda tidak tahu kandungan dalam bensin yang Anda beli. Apakah bensin tercampur zat lain Anda pun tidak mengetahuinya. Ini akan berpengaruh pada injektor motor Anda, yang berpengaruh pula pada kinerja mesin. Anda perlu mengecek sistem injeksi, khususnya injektor saat servis dan membersihkan injektor secara rutin, termasuk setelah berkendara jarak jauh.

Motor Tahan Lama

Oli juga perlu mendapat perhatian ekstra setelah Anda berkendara dalam jarak tempuh yang tidak pendek. Ganti oli setelah Anda berkendara jarak jauh agar performa mesin motor tetap awet. Oli gear pun perlu Anda cek jika Anda berkendara dengan motor matik. Pilihan penggantian oli juga mempertimbangkan merek oli motor terbaik agar Anda tidak salah menggunakan komponen ini untuk kendaraan Anda.

Mengganti oli Anda dengan oli X-TEN bisa menjadi bahan pertimbangan cerdas dan bijak, seandainya Anda selama ini belum menggunakan X-TEN. Olinya tahan lama hingga masa pakai 5.000 km. Ini jauh lebih unggul dibanding oli biasa yang mempunyai masa pakai 2.000-2.500 km.

motor tahan lama

X-TEN mengandung ester sehingga membuatnya bisa tahan lama dengan masa pakai yang lebih panjang dari oli biasa. Oli ini juga sudah mendapatkan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Japanese Automotive Standard Organization (JASO) – JAPAN. Yok rawat motor Anda dengan oli X-TEN setelah Anda berkendara jarak jauh agar kinerja mesin tetap terjaga dengan baik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.