Skip to content

4 Cara Cek Oli Motor Supaya Tarikan Enteng

cara cek oli motor

Cara cek oli motor – Bagi penyuka otomotif, merawat motor kesayangan merupakan kebanggaan tersendiri. Apalagi jika dibekali pengetahuan tentang seluk-beluk kendaraan, baik itu motor matik maupun manual, merawat kendaraan lebih mengasyikkan. Salah satu cara merawat motor yang dapat dilakukan sendiri adalah dengan mengecek oli.

Untuk pemilik kendaraan yang tidak mau repot dengan pengecekan oli, tentu saja bisa membawa motor ke bengkel sebagai pilihan yang tepat. Di bengkel semua yang berkaitan dengan motor akan diperiksa, dirawat, termasuk oli. Sebenarnya tidak ribet mengecek oli motor. Anda bisa mencobanya dengan cara berikut ini.

 

Cara Cek Oli Motor

Lokasinya Harus Tepat

Sebelum mengecek oli, carilah tempat yang rata, tidak bergelombang atau miring. Selain aman untuk melihat kondisi oli, tempat yang rata juga memudahkan Anda mengetahui keadaan oli yang sebenarnya. Anda bisa memilih tanah atau lantai yang rata untuk menempatkan motor. Ini berpengaruh pada ratanya posisi motor, termasuk posisi mesin yang di dalamnya terdapat oli.

Dari posisi yang tepat tersebut, kondisi oli motor Anda akan mudah diketahui apakah oli masih cukup atau sudah waktunya ditambah. Jika motor berada di tempat yang tidak rata, sulit bagi Anda mengetahui ketepatan ketersediaan oli, karena permukaan oli pun menjadi tidak sama, di satu sisi berada di garis yang aman atau menandakan masih penuh, di sisi yang lain menunjukkan oli sudah berada di bawah garis aman dan harus ditambah. Hal ini mengakibatkan ketidakakuratan dalam melihat kondisi oli motor Anda.

Mesin Didinginkan Dulu

Saat mengecek oli, mesin motor sebaiknya dalam kondisi dingin. Seluruh oli yang ada di bagian mesin dapat berkumpul jadi satu saat motor dingin. Ini akan memudahkan Anda melihat permukaan oli yang sebenarnya. Hasilnya pun akan akurat sehingga membantu Anda merawat sendiri motor kesayangan melalui pengecekan oli. Jika permukaan oli berada di atas garis batas, itu artinya oli masih cukup. Namun, jika permukaan oli ada di bawah garis, itu artinya Anda harus segera menambah oli.

Jadi, jangan mengecek kondisi oli jika motor masih panas. Ketika mesin bekerja, oli pun langsung membasahi seluruh bagian mesin motor Anda. Dengan demikian, Anda tidak bisa mengetahui tinggi permukaan oli yang sebenarnya. Dinginkan dulu mesinnya, periksa oli kemudian.

Gunakan Standar Tengah untuk Parkir Motor

Perhatikan juga cara memarkir motor saat mengecek oli. Anda bisa menggunakan standar tengah untuk membuat motor Anda berdiri dengan seimbang. Kendaraan Anda akan berada pada posisi tegak dan sejajar jika diparkir dengan standar tengah. Cara ini membuat posisi permukaan oli dalam mesin juga sejajar, seimbang, tidak berat sebelah.

Jangan gunakan standar samping karena akan membuat permukaan oli yang Anda lihat tidak sejajar. Motor menjadi tidak tegak atau dalam posisi miring. Ini juga akan membuat permukaan oli menjadi miring. Hasilnya tidak akan tepat jika Anda mengecek oli motor dalam posisi seperti ini.

Bukalah Tutup Tempat Oli

Pada tahapan ini Anda perlu hati-hati. Bukalah tutup tempat oli tidak dengan sembrono. Jika tutup tempat oli rusak, oli bisa merembes atau bocor dan berakibat rusaknya komponen lain pada kendaraan Anda. Anda bisa membuka tutup tempat oli dengan tang, tetapi jangan sampai alat ini merusaknya.

Letak oli di tempat tertutup di dalam mesin motor Anda. Ini bertujuan agar oli tidak tumpah atau merembes akibat guncangan atau gerakan. Tutup sebagai pelindungnya menjaga oli agar tidak tumpah sehingga saat membukanya Anda perlu hati-hati. Jangan sampai tutup jadi kendor atau tidak dapat menutup dengan rapat, bahkan tidak bisa menutup sama sekali. Ini akan membahayakan motor Anda.

Jangan Lupa Bersihkan Ujung Penutup Oli

Hal yang tidak boleh dilupakan adalah bersihkan ujung penutup oli. Biasanya tutup oli dilengkapi dengan dipstik. Ini merupakan sebuah stik, yang dapat membantu Anda mengetahui berapa banyak oli berkurang. Setelah mengecek kedaan oli motor dengan dipstik, bersihkan alat tersebut dari sisa oli yang menempel.

Kemudian, Anda bisa melihat ketinggian permukaan oli. Cara ini akan membantu Anda mengetahui apakah oli masih cukup untuk digunakan atau perlu ditambah. Entah itu menggunakan dipstik atau dengan cara lain, setidaknya Anda bisa memastikan ketersediaan oli untuk kendaraan kesayangan Anda.

Cara cek oli motor sebaiknya juga dibarengi dengan pemakaian oli yang spesifikasinya sesuai dengan motor Anda. Pilih oli yang berkualitas, misalnya yang bisa bikin tarikan motor Anda entengnya tahan lama. Untuk hal ini, oli X-TEN tampaknya akan menjadi pilihan tepat bagi Anda. Sebab selain oli ini sudah mendapatkan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Japanese Automotive Standard Organization (JASO) – JAPAN, oli ini dikenal bikin motor entengnya tahan lama, jarak tempuh pemakaian olinya lebih lama dan bikin mesin motor tahan lama.

Oli X-Ten akan membuat kendaraan kesayangan Anda tarikannya tetap enteng hingga 5.000 km. Banyak pengendara yang mengganti oli untuk kembali mendapatkan tarikan mesin yang enteng, namun berbeda dengan oli lain, pengguna X-TEN akan merasakan tarikan mesin yang enteng tahan lama, dan itu berlangsung terus sampai akhir masa pakainya. X-TEN juga mempunyai ketahanan tinggi terhadap panas, sehingga performa mesin kendaraan tetap baik pada saat temperatur mesin tinggi. Anda bisa mendapatkan oli X-TEN di Planet Ban.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.